Archive for the 'I beg you a fart-on?' Category

Me, quoted

Piala Dunia tahun berapa ituuuu ?


Saya, H-1/2 final Piala Dunia 2010, di tengah kemacetan jalan konvoi pendukung Belanda, kepada seorang pengendara motor yang menggotong bendera Israel.

Advertisements

Quodiote of the Day (3)

Ini melanggar HAM! Bongkar!!


Diserukan oleh serombongan pemuda asal Wamena Pegunungan Tengah Papua, bersenjatakan parang, sebagai protes atas pembangunan pos kamling di depan salah satu gang di komplek saya.

Asumsi
Nampaknya beliau-beliau menganggap mencuri adalah hak azasi, dan segala usaha untuk menghalanginya adalah pelanggaran HAM.

Latar Belakang Asumsi
Paling tidak dalam setahun terakhir, kejadian “perampokan berkedok pencurian” pada malam hari sangat marak di komplek saya. Modusnya selalu serupa : satu sampai dua orang bertugas mencuri, lalu beberapa orang lainnya bertugas berjaga di luar rumah sebagai pengendali massa jikalau penghuni rumah berteriak dan warga berdatangan.

Ada beberapa kejadian dimana 5-6 orang bersenjata parang dan jubi sanggup menghadirkan shock and awe terhadap sekian puluh warga yangg mengepungnya, sehingga bisa dengan santai melenggang dengan barang-barang curian di depan hidung warga tanpa ada satupun yang berani menyentuh.

Ini tentu dikarenakan tidak satupun warga yang sudah kehilangan kewarasannya sehingga sudi bertaruh nyawa menyerbu beberapa orang bersenjata tajam yang tidak terlihat segan untuk menggunakan senjatanya. Perhitungannya, walaupun 5-6 orang ini berhasil dibasmi, tentu paling tidak harus ada 1-2 dari warga yang juga harus kena bacok. Kenekatan untuk maju membuka jalan bagi yang lain ini yang belum dipunyai warga komplek saya.

Fakta inilah pada akhirnya yang membawa pada konklusi perlunya dibangkitkan kembali ronda siskamling. Lantaran berkurangnya jumlah pengangguran di komplek, ronda di tiap RT memang sudah lama ditinggalkan. Warga harus berangkat kerja pagi-pagi, tentu enggan mengorbankan tidur malamnya demi kegiatan melek bareng. Adalah maraknya kejadian perampokan-berkedok-pencurian yang akhirnya membangkitkan kesediaan warga untuk memulihkan kembali tradisi ronda; paling tidak di salah satu gang di komplek seperti saya sebut di atas. Siapa sangka, pembangunan pos ronda justru menuai protes.

Well, kabar baiknya, polisi sukses tiba di tekape tidak lama kemudian. Walaupun hanya 1 orang yang berhasil ditangkap, namun saya optimis ini seharusnya bisa menjadi petunjuk berarti yang mengarah kepada pemburuan tersangka-tersangka perampokan selama ini.

Dalamnya Kebodohan (2) : Trolling di Facebook


Akun Facebook saya sudah terbengkalai selama setahun lebih. Begitu juga Friendster. Hanya saya sentuh tiap ada kolega yang secara spesifik minta agar kontak hanya dilakukan via salah satu dari dua situs jejaring sosial ini. Namun sekitar seminggu yang lalu, lantaran secara tidak sengaja melirik akun milik Victor, saya tertarik pada dua akun grup yang terafiliasi pada akun ybs : UNCEN English Department dan Universitas Cenderawasih Jayapura. Saya khususnya tertarik pada akun terakhir. Penasaran saja, obrolan cerdas nan ilmiah apa sih yang beredar disana? Saya pun melihat-lihat catatan-catatan dinding yang ditinggalkan para member-nya. Dan saya langsung mual terkentut-kentut demi melihat satu post ini :
Klaim yang menyesatkan
Continue reading ‘Dalamnya Kebodohan (2) : Trolling di Facebook’

Quodiote of the Day (2)

crazy_face

Saya ini pintar berkelahi !!




Teriakan seorang Papua yang sedang mabuk sambil berdiri di tengah jalan, yang terpaksa melompat minggir karena motor saya tidak mau minggir.

Ybs selanjutnya hampir dilindas mobil yang melaju kencang di belakang saya. Belakangan ternyata mobil ini juga berisi 5-6 orang mabuk juga, yang kemudian berhenti dan rame-rame turun dari mobil demi melihat ada sansak yang bisa bicara.

Saya terpaksa melewatkan tontonan menarik itu, demi meneruskan misi mencari twisties yang hari itu stoknya sedang langka di Jayapura.

Apa kata dasar “politikus” ?

Saya punya 2 pilihan :

  1. Politik
    Afiksnya -us, artinya Seseorang yang berkecimpung di bidang Politik.
  2. Tikus
    Afiksnya poli-, artinya Hewan hama pengerat yang bisa bertahan hidup di segala jenis habitat.
  3. Itik
    Afiksnya poli+ dan +us, artinya Pemakan segala jenis unggas, biasanya itik tapi lebih suka ayam, apalagi ayam kampus
  4. Kus-kus
    Membentuk kata majemuk jadi-jadian dengan kata dasar politik, artinya Bentuk mutasi dari spesies hewan pohon khas Papua, konon hasil evolusi Koala Australia, yang doyan berpindah dari satu pohon ke pohon lain. Misalnya dari beringin ke kramattunggak
  5. Nah, anda pilih yang mana ?

Gempa gara-gara Julia Perez?

gempa-gara-gara-julia-perez

Sumber : [Mudah-mudahan iklannya belum diganti]
Pesan moral :
Jangan fast-read ! Apalagi cuma lihat gambar. 😆

Begadang

Teruskan lirik di bawah ini :

Begadang, jangan begadang
Kalau tiada party-nya
Begadang boleh saja
Kalau ada peluknya


WANTED


Fritzter D. Loki

DEAD OR ALIVE

β 666,000,000

Currently Peeking

Categories

September 2017
M T W T F S S
« Apr    
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
252627282930